Krisis iklim bukan soal cuaca, tapi soal keadilan. Pendanaan iklim global hari ini masih berpihak pada mereka yang berkuasa, bukan yang bertahan.

Terminologi sesat dalam perubahan iklim adalah bahasa halus yang menipu publik dan menunda aksi nyata.

Politik Iklim Indonesia bukan soal cuaca, tapi soal keberanian menentukan arah masa depan bumi.