Krisis iklim Indonesia mengubah cara kita hidup. Mengapa solusi hijau belum tentu menyelesaikan masalah, dan bagaimana mewujudkan transisi yang adil?
Perusahaan ramah lingkungan semakin banyak bermunculan. Benarkah mereka benar-benar berkelanjutan atau hanya melakukan greenwashing?
Batu bara masih menjadi sumber listrik utama Indonesia. Namun, apakah harga listrik yang murah sebanding dengan biaya lingkungan dan kesehatan yang kita tanggung?
Siapa yang bertanggung jawab atas perubahan iklim? Jawabannya tidak sesederhana menyalahkan manusia, tetapi melibatkan sejarah, ekonomi, dan politik global.
Energi bersih Indonesia menjadi kunci masa depan rendah karbon. Mengapa transisi energi berjalan lambat, dan siapa yang menentukan arah perubahan ini?
Perubahan iklim bukan sekadar perubahan cuaca. Fenomena ini mengubah pangan, air, energi, ekonomi, hingga kehidupan manusia melalui perubahan sistem iklim bumi.
Perubahan iklim di Indonesia bukan lagi persoalan masa depan. Perubahan suhu, musim, dan cuaca ekstrem mulai memengaruhi kehidupan, pangan, air, hingga ekonomi masyarakat.
Negara dengan PLTU terbesar masih didominasi Tiongkok. Ketergantungan terhadap batu bara menunjukkan bahwa kebutuhan energi, ekonomi, dan transisi energi belum berjalan sederhana.
Sawit biofuel dipromosikan sebagai energi terbarukan. Namun, di balik manfaatnya, muncul pertanyaan besar: benarkah biofuel sawit mampu mengurangi krisis iklim tanpa mempercepat hilangnya hutan?
Penyebab perubahan iklim bukan hanya proses alam. Ketahui bagaimana aktivitas manusia mempercepat pemanasan global dan mengubah masa depan bumi.















Punya pertanyaan?
Kunjungi mediasosial kami atau Hubungi kami dan kami akan kembali ke anda secapat yang kami bisa.