Mengapa satu ekonom mampu mengubah cara dunia memandang ekonomi?
Pencetus ekonomi berputar adalah Kate Raworth, seorang ekonom asal Inggris yang memperkenalkan pendekatan baru untuk menjawab tantangan ekonomi abad ke-21. Di tengah meningkatnya krisis iklim, ketimpangan sosial, dan eksploitasi sumber daya alam, ia mempertanyakan mengapa sistem ekonomi modern masih mengukur keberhasilan hanya melalui pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).
Melalui konsep Doughnut Economics, Kate Raworth menawarkan kerangka berpikir yang berupaya menempatkan aktivitas ekonomi di antara dua batas penting, yaitu kebutuhan dasar manusia dan batas ekologis bumi. Gagasan inilah yang kemudian banyak dikenal sebagai fondasi ekonomi berputar, sebuah pendekatan yang berupaya menciptakan kesejahteraan tanpa melampaui kemampuan planet menopang kehidupan.
Dari Oxford hingga menjadi tokoh ekonomi dunia
Kate Raworth merupakan salah satu pendiri Doughnut Economics Action Lab (DEAL), sebuah organisasi yang membantu pemerintah daerah, kota, pelaku usaha, hingga komunitas menerapkan prinsip Doughnut Economics dalam pengambilan keputusan.
Ia juga menjadi Associate Senior di Environmental Change Institute, Universitas Oxford, sekaligus mengajar pada program Magister Perubahan Lingkungan dan Manajemen. Selain itu, ia menjabat sebagai Professor of Practice di Amsterdam University of Applied Sciences.
Latar belakang akademiknya berasal dari Universitas Oxford, tempat ia meraih gelar BA dalam bidang Politik, Filsafat, dan Ekonomi serta MSc dalam Ekonomi Pembangunan. Atas kontribusinya terhadap ilmu ekonomi, ia menerima gelar doktor kehormatan dari University of York, KU Leuven, dan Lausanne Business School.
Mengapa Doughnut Economics menjadi begitu berpengaruh?
Popularitas Kate Raworth semakin meningkat setelah menerbitkan buku Doughnut Economics: Seven Ways to Think Like a 21st Century Economist. Buku tersebut telah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa dan menjadi rujukan berbagai kalangan, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, organisasi internasional, hingga pemimpin dunia.
Melalui buku tersebut, Kate mengajak masyarakat untuk meninggalkan cara berpikir ekonomi yang hanya mengejar pertumbuhan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap manusia maupun lingkungan.
Pengalaman panjang membentuk cara pandangnya
Sebelum dikenal sebagai ekonom dunia, Kate Raworth telah bekerja di berbagai bidang pembangunan internasional.
Kariernya dimulai dengan mendampingi pelaku usaha mikro di desa-desa Zanzibar. Ia kemudian menjadi salah satu penulis Human Development Report di United Nations Development Programme (UNDP), sebelum melanjutkan karier selama hampir satu dekade sebagai Senior Researcher di Oxfam.
Pengalaman tersebut membuatnya melihat bahwa persoalan kemiskinan, pembangunan, perubahan iklim, dan ketimpangan ekonomi tidak dapat diselesaikan secara terpisah. Semua saling berkaitan dan membutuhkan pendekatan ekonomi yang lebih menyeluruh.
Pengaruhnya melampaui dunia akademik
Kate Raworth merupakan anggota Club of Rome dan pernah menjadi anggota Dewan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai Economics of Health for All.
Pemikirannya juga banyak dimuat di berbagai media internasional, seperti The Guardian, The New Statesman, Newsweek, dan Wired. Ia kerap menjadi narasumber di BBC, CNN, Al Jazeera, NPR, hingga ABC.
The Guardian bahkan pernah menempatkannya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam percakapan mengenai transformasi ekonomi di media sosial.
Melalui tulisan, kuliah, wawancara, dan aktivitas publiknya, Kate terus mendorong lahirnya sistem ekonomi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kesejahteraan manusia dan keberlanjutan bumi.
Referensi
- Doughnut Economics Action Lab
- University of Oxford – Environmental Change Institute
- World Health Organization
- Club of Rome
- Buku Doughnut Economics: Seven Ways to Think Like a 21st Century Economist









Leave a Review