KOMPAS MORAL

DUNIA YANG BERUBAH
Kami Tidak Bertanya Siapa Anda

Ketika menilai sebuah kebijakan, perusahaan, teknologi, organisasi, partai politik, tokoh publik, atau gerakan sosial, kami tidak memulai dari pertanyaan:

Siapa Anda?

Kami memulai dari pertanyaan:

Apa dampak yang Anda tinggalkan?

Kami tidak peduli dengan logo, tidak peduli pada jabatan dan tidak pedili pada slogan.

Masa depan hanya akan mewarisi akibat.


PRINSIP 1 KEBENARAN LEBIH PENTING DARIPADA KENYAMANAN

Kami percaya kenyataan yang tidak nyaman lebih berguna daripada kebohongan yang menenangkan.

Karena itu kami akan lebih memilih fakta, bukti dan transparansi. Kami tidak memiliki propaganda, tidak memilih opini apalagi pencitraan.

Kami tidak akan menutupi masalah hanya karena pelakunya populer. Dan kami tidak akan mengabaikan fakta hanya karena tidak sesuai dengan keyakinan kami.


PRINSIP 2 MASA DEPAN ADALAH PIHAK YANG KAMI BELA

Dalam setiap isu kami akan bertanya:

Apakah keputusan ini membuat generasi berikutnya lebih aman atau lebih rentan?

Karena ukuran keberhasilan tidak boleh berhenti pada: masa jabatan, laporan tahunan, dan keuntungan kuartalan

Ukuran keberhasilan harus mencakup: kualitas hidup generasi berikutnya, kesehatan ekosistem, ketahanan masyarakat


PRINSIP 3 YANG MENIKMATI HARUS IKUT BERTANGGUNG JAWAB

Kami percaya keuntungan dan tanggung jawab tidak boleh dipisahkan.

Jika seseorang memperoleh keuntungan dari aktivitas yang merusak lingkungan atau masyarakat, maka ia juga harus ikut menanggung konsekuensinya.

Kami menolak sistem yang memprivatisasi keuntungan dan mensosialisasikan kerugian


PRINSIP 4 TIDAK ADA SOLUSI TANPA KEJUJURAN

Kami akan mempertanyakan setiap solusi yang terdengar terlalu mudah.

Kami akan bertanya: Apakah ini benar-benar menyelesaikan masalah?

Atau hanya membuat masalah terlihat lebih indah?


PRINSIP 5 ADAPTASI ADALAH HAK, BUKAN KEMEWAHAN

Kami percaya kemampuan bertahan terhadap perubahan iklim tidak boleh menjadi hak istimewa kelompok tertentu.

Air bersih, Udara sehat, Pangan, Energi, Perlindungan dari bencana.

Adalah hak warga.  Bukan barang premium.


PRINSIP 6 KEKUASAAN HARUS BISA DITAGIH

Semakin besar kekuasaan. Semakin besar tanggung jawab.

Karena itu kami percaya:

  • pemerintah harus bisa ditagih
  • perusahaan harus bisa ditagih
  • lembaga internasional harus bisa ditagih
  • organisasi masyarakat sipil harus bisa ditagih

Tidak ada pihak yang kebal dari pertanyaan.


PRINSIP 7 SISTEM SAMA PENTINGNYA DENGAN PERILAKU

Kami percaya perilaku individu penting.

Tetapi kami menolak narasi yang menjadikan individu sebagai satu-satunya pihak yang bertanggung jawab.

Kami akan selalu bertanya:

Apakah masalah ini berasal dari pilihan individu?

atau

Apakah masalah ini berasal dari desain sistem?

Karena perubahan perilaku tanpa perubahan sistem sering berakhir menjadi rasa bersalah massal tanpa hasil nyata.


PRINSIP 8 KEMAJUAN HARUS DIUKUR DENGAN KEHIDUPAN

Kami menolak mengukur kemajuan hanya dari: pertumbuhan ekonomi, investasi, produksi, dan konsumsi

Kami juga akan mengukurnya dari: kesehatan Masyarakat, kualitas udara,  kualitas air, ketahanan pangan, ruang hidup, dan keadilan antar generasi.

Karena ekonomi seharusnya melayani kehidupan.

Bukan sebaliknya.


PRINSIP 9 KEMARAHAN HARUS PUNYA ARAH

Kami percaya kemarahan adalah reaksi yang sehat terhadap ketidakadilan.

Tetapi kemarahan yang tidak diarahkan akan habis menjadi kelelahan.

Karena itu kami tidak akan berhenti pada kritik.

Kami akan berusaha menunjukkan:

  • akar masalah
  • pihak yang bertanggung jawab
  • alternatif yang mungkin
  • jalan yang bisa ditempuh

PRINSIP 10 HARAPAN ADALAH TINDAKAN

Kami tidak percaya optimisme kosong.

Kami tidak percaya harapan yang hanya berbentuk kata-kata.

Bagi kami harapan adalah tindakan yang dilakukan meskipun hasilnya belum pasti.

Menanam, Belajar, Mengorganisir, Meneliti, Mengawasi, Menagih, Memperbaiki, Bertahan, Melawan.

Itulah bentuk harapan yang kami percaya.



UJI MORAL DUNIA YANG BERUBAH

Setiap kebijakan, proyek, perusahaan, teknologi, kampanye, atau janji publik yang kami bahas akan diuji dengan lima pertanyaan:

1. Apakah ia mengurangi akar masalah atau hanya mempercantik gejalanya?

2. Siapa yang mendapat keuntungan terbesar?

3. Siapa yang membayar ongkos terbesar?

4. Apakah manfaatnya berkelanjutan atau hanya jangka pendek?

5. Apakah generasi berikutnya akan hidup lebih baik atau lebih buruk karenanya?


Dunia Yang Berubah tidak berdiri untuk membela ideologi tertentu, perusahaan tertentu, atau tokoh tertentu.

Dunia Yang Berubah membela masa depan yang layak diwariskan.

Dan ketika kepentingan hari ini bertabrakan dengan hak generasi berikutnya untuk hidup layak, kami tahu di pihak mana kami harus berdiri.