Perubahan Iklim Kerusakan Lingkungan Sampah Sachet Makanan dan Minuman

Sampah Sachet Makanan dan Minuman

Perubahan Iklim | Sampah sachet makanan dan minuman ada disekeliling kita. Bentuknya yang kecil membuatnya tidak diperhitungkan untuk dimasukkan ketempat sampah. Lebih buruk lagi, sachet tidak pernah dilirik oleh pemulung karena tidak ada harga sama sekali.

Baca Juga
Klinik Autism Utama di Indonesia
Bertani, Berkebun atau sekedar hobby, kunjungi yang satu ini.

Jumlah sampah sachet makanan dan minuman memang tidak besar. Tidak ada angka pasti tentang itu, namun diperkirakan mencapai 1 persen dari total sampah yang masuk ke TPA. Namun mengingat tidak ada satu industripun yang tertarik materi daur ulang sachet, jumlah sampahnya akan terus menetap sampai terurai 400 tahun kemudian atau masuk ketubuh manusia dalam bentuk nanopartikel.

Aturan tentang kewajiban produsen untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan juga jelas termaktub dalam Pasal 15, UU 18 Pengelolaan Sampah. Tapi aturan ini kalah dengan keluh kesah produsen yang menyalahkan rendahnya daya beli masyarakat sehingga kemasan sachet terus diproduksi hingga 425 milyar sachet di Asia Tenggara saja. Berkontribusi aktif terhadap 17 persen total sampah plastik yang masuk ke TPA.

16 Likes

Author: Rully Syumanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *