Saat nama Indonesia dibacakan di panggung COP30, bukan sebagai “climate leader”, tapi sebagai *Fossil of the Day*. Pertanyaannya: kita marah sebentar, atau mau berubah?
Perubahan iklim sudah hadir di negeri kepulauan ini: dari kota yang makin panas, desa yang menghadapi musim kacau, pesisir yang terancam laut naik, pulau kecil yang rentan, hingga pangan dan air yang makin tidak pasti.
Krisis iklim bukan cerita jauh dari negara lain; ia tidak lagi mengetuk pintu rumah kita, namun sudah masuk tanpa permisi.
Punya pertanyaan?
Kunjungi mediasosial kami atau Hubungi kami dan kami akan kembali ke anda secapat yang kami bisa.