Gue dulu ditertawakan saat ngomong moratorium hutan. Hari ini, tanah, lumpur, dan air bah yang menjawab.

“Kadang kita butuh melihat bumi dari jarak sedekat ini untuk sadar bahwa masa depan tidak sedang menunggu kita berubah—dia sudah bergerak lebih cepat dari kita.”

Krisis iklim bukan hanya urusan global—ia harus jadi percakapan warga di warung kopi, tempat langkah kecil dimulai bersama.